Jumat, 07 Agustus 2020

Pembelajaran 5 Sub Tema 1 Tema 2 Kelas 6

 Ragam Tarian Daerah 


1. Tari Seudati

Tari Seudati adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Aceh. Tarian ini biasanya ditarikan oleh sekelompok penari pria dengan gerakannya yang khas dan enerjik serta diiringi oleh lantunan syair dan suara hentakan para penari. Tari Seudati ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di daerah Aceh, dan sering ditampilkan di berbagai acara, baik acara adat, acara pertunjukan, dan acara budaya.

Tari Seudati ini awalnya sering difungsikan sebagai media dakwah. Namun sekarang tarian ini juga difungsikan sebagai tarian pertunjukan. Nama Tari Seudati ini berasal dari kata “Syahadat”, yang berarti “bersaksi”. Atau dalam Islam diartikan sebagai pengakuan terhadap Tuhan dan Nabi. Hal tersebut juga berkaitan dengan syair-syair yang dilantunkan dalam mengiringi tarian ini. Syair tersebut biasanya berisi tentang kehidupan dan ajaran agama. Selain itu setiap gerakan dalam Tari Seudati ini juga tentu memiliki nilai-nilai dan makna khusus di dalamnya.

Pemerintah Aceh segera mendaftarkan Tarian Seudati ke UNESCO, sebagai warisan seni budaya tak benda. Pendaftaran itu dilakukan supaya Tarian Seudati ditetapkan dan diakui sebagai warisan dunia budaya tak benda milik masyarakat Aceh. Tarian Seudati mempunyai keunikan menarik. Di antaranya yaitu menggunakan tangan sebagai media gerak, tidak memiliki alat musik khusus kecuali menepuk tangan pada perut.

(Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Seudati)

Berikut Link Tari Seudati

https://www.youtube.com/watch?v=-3jZ_gyjVf4


2. Tari Andun

Tari Andun adalah salah satu tarian rakyat yang berasal dari Bengkulu dan dilakukan pada saat pesta perkawinan. Biasanya dilakukan oleh para bujang dan gadis secara berpasangan pada malam hari dengan diringi musik kolintang. Pada zaman dahulu, tari ini biasanya digunakan sebagai sarana mencari jodoh setelah selesai panen padi. Sebagai bentuk pelestariannya saat ini dilakukan sebagai salah satu sarana hiburan bagi masyarakat, khususnya bujang gadis.

(Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Andun)

Tarian ini diiringi oleh alat musik tradisional yaitu kolintang dan redap. Tak sembarang orang bisa menarikan tarian ini, ada kriteria tertentu yang digunakan. Misalnya dalam acara adat, ketika tari berpasangan, penari yang dipilih harus bujang dan gadis atau belum menikah dan tidak memiliki hubungan darah atau kerabat. Jika ada yang menyembunyikan status kekerabatannya maka akan ada hukum adat yang bicara.

Untuk pria biasanya mengenakanbaju adat atau boleh juga blazer atau jas dan sarung panjang hingga mata kaki, mengenakan peci/atau topi adat. Sedangkan untuk perempuan mengenakan kebaya dan selendang. Sepasang penari berdiri dibatasi satu meja. Sebelum menari sepasang penari harus memberikan hormat pada tetua. Jika diperhatikan, gerakan tari andun sangat mudah cukup dengan mengembangkan kedua tangan, lalu maju beberapa langkah, kemudian mundur beberapa langkah dan berputar, dalam tarian ini pihak pria menjadi patokan, bila pria berputar maka perempuan juga berputar, bila pria melangkah maka perempuan juga melangkah.

(Sumber : https://pedomanbengkulu.com/2018/08/tari-andun-bengkulu/)

Berikut Link Tari Andun

https://www.youtube.com/watch?v=Eke_n36NBt0


3. Tari Tandak

Tari Tandak adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Riau dan Kepulauan Riau. Tarian ini tergolong tarian pergaulan yang biasanya ditampilkan oleh para penari pria dan penari wanita. Dengan berbusana tradisional melayu mereka menari dengan gerakannya yang khas dan diiringi oleh lagu dan alunan musik pengiring. Tari Tandak ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di daerah Riau dan Kepulauan Riau. Tarian ini biasanya sering ditampilkan di berbagai acara, baik acara adat maupun acara budaya yang diselenggarakan di sana.

Menurut sejarahnya, Tari Tandak sudah ada sejak zaman dahulu kala. Tarian ini awalnya merupakan suatu tradisi masyarakat yang dilakukan untuk mempertemukan para pemuda-pemudi dan menjadi media untuk saling mengenal serta bersilaturahmi. Sehingga tak jarang juga dari mereka yang mengikuti Tari Tandak ini bisa sekaligus mencari jodoh atau pasangan hidupnya.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Tari Tandak lebih difungsikan sebagai media bertemu, bersilaturahmi serta saling mengenal oleh masyarakat terutama para pemuda dan pemudi. Selain itu tarian ini juga bisa menjadi suatu hiburan bagi masyarakat saat merayakan sesuatu. Bagi masyarakat di sana, Tari Tandak dimaknai sebagai ungkapan kegembiraan dan rasa sukur. Serta menggambarkan keakraban dan ikatan yang terjalin diantara mereka.

(Sumber : http://www.negerikuindonesia.com/2015/11/tari-tandak-tarian-tradisional-dari.html)


Berikut Link Tari Tandak

https://www.youtube.com/watch?v=-tjp1nNKIAk


4. Tari Tambun dan Bungai

Tari Tambun dan Bungai

Tari Tambun merupakan salah satu kesenian tradisional khas yang dimiliki oleh Palangkaraya, ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.

Tari Tambun dan Bungai adalah tari tradisional daerah yang mengisahkan kepahlawanan dua tokoh pejuang Palangkaraya, yaitu Tambun dan Bungai dalam kisah perjuangannya mengusir penjajah yang merampas hasil panen rakyat dari bumi pertiwi.

Tambun dan Bungai adalah tokoh legenda dari Suku Dayak Ot Danum yang tinggal di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Mereka dianggap sebagai tokoh legenda yang memiliki kekuatan supranatural dan merupakan nenek moyang Suku Dayak. Banyak orang yang mengidolakan dan selalu mengenang perjuangan mereka untuk rakyat. Sehingga, berbagai kesenian diciptakan untuk mengingat dan mengabadikan jasa mereka. Salah satunya adalah Tari Tambun dan Bungai.

(Sumber : https://seringjalan.com/asal-usul-sejarah-tari-tambun-dan-bungai/)

Berikut Link Tari Tambun dan Bungai

https://www.youtube.com/watch?v=uE04gf5NZ_E


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda